Alasan Orang Jaman Dulu Pelit Senyum Saat Foto

  • Dinas Kebudayaan
  • 29 Juni 2020
  • Dibaca: 54 Pengunjung

Potret Penari Bali Tahun 1920an, yg sdh diberi warna. Hasil pewarnaan potret dilakukan dengan bantuan komputer. Perhatikanlah foto-foto jaman dulu, tak satupun orang tersenyum dalam foto tersebut. Mengapa?

Berikut beberapa alasan orang jaman dulu pelit senyum saat foto :

1. Gigi yang Rusak Pada saat itu

mereka tidak mau memperlihatkan gigi mereka yang rusak. Jadi mengatupkan mulut adalah satu-satunya cara untuk menutupi kekurangan tersebut.

2. Dianggap Tidak Sopan

Adat orang pada jaman dahulu terlebih lagi kaum bangsawan tidak diperbolehkan untuk tersenyum atau memperlihatkan gigi ketika berfoto karena dinilai tidak sopan. Image di lingkungan kerajaan sangat kental serta harus menjaga sopan santun dan perilaku. Menurut mereka tersenyum saat berfoto sering dikaitkan dengan orang yang bodoh dan konyol.

3. Kamera yang Belum Canggih

Kamera yang ada di jaman dahulu tidak secanggih saat ini. Memerlukan waktu beberapa puluh menit hanya untuk mengambil satu jepretan saja. Hal tersebut membuat mereka terlalu lelah menunggu hingga hanya memperlihatkan wajah datar saat berfoto.

4. Tidak Ingin Merusak Hasil Foto

Ketika itu, proses pengambilan foto merupakan pengalaman paling langka. Itulah yang menyebabkan mereka tidak ingin merusak hasil foto mereka dengan tersenyum.

5. Kondisi Lingkungan yang Menyedihkan

Pengaruh kondisi masyarakat juga menjadi alasan mengapa orang jaman dahulu tidak mau tersenyum saat di foto. Pada masa itu, banyak terjadi perang dan penjajahan yang pada akhirnya membuat mereka susah tersenyum.

Jadi, beruntunglah kita terlahir di era teknologi yang serba canggih. Pengambilan foto bisa dilakukan dalam beberapa detik saja.

www.sejarahbali.com | follow ig @sejarahbali | line: sejarahbali

#Repost from Instagram @sejarah.buleleng

Sumber: berbagai sumber, Foto : Franklin Price Knott/National Geographic Society

Share Post :