Inventarisasi Lontar di Desa Munduk Kecamatan Banjar Tahun 2020

  • Dinas Kebudayaan
  • 07 September 2020
  • Dibaca: 75 Pengunjung

Kegiatan Inventarisasi lontar merupakan salah satu program kegiatan dari UPTD Gedong Kirtya Singaraja. Inventarisasi lontar dilakukan di 5 Kecamatan (9 Desa) di Kabupaten Buleleng pada tahun 2020. Kegiatan Inventarisasi lontar di Desa Munduk Kecamatan Banjar dilakukan di rumah warga Bapak Bapak Putu Darsana, Selasa (4/8). Kegiatan diawali dengan diterimanya tim dari Gedong Kirtya Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng di Kantor Perbekel Desa Munduk oleh Kasi Kesra Desa Munduk Bapak Putu Sukardana dan menurut beliau kegiatan ini sangat penting dan berarti karena saat ini masih banyak lontar-lontar yang berada di masyarakat namun belum diketahui apa isi dari lontar-lontar tersebut dan bagaimana cara merawatnya. Melalui pembacaan lontar oleh tim ini diharapkan masyarakat akan mendapat informasi tentang isi dari lontar yang dibaca dan cara-cara merawat lontar yang disimpan oleh pemilik lontar.

Di rumah Bapak Putu Darsana Desa Munduk terdapat 15 Cakep Lontar yaitu:

  1. Pangijeng Rare
  2. Tumbal musuh
  3. Kaputusan Kanda Pat
  4. Sanghyang Mercu Jiwa
  5. Pangolih Desti
  6. Panyadah Luhu
  7. Pangempu Rare
  8. Tenung Saptawara
  9. Tenung Lara
  10. Pangurip Pasupati
  11. Pasikepan
  12. Pamatuh
  13. Kidung
  14. Pangurip Rarajahan
  15. Gaguritan Dewasa

Dari hasil inventarisasi tersebut maka dapat kami simpulkan bahwa di desa Munduk Kecamatan Banjar  umumnya terdapat lontar dengan klasifikasi lontar Usada (lontar yang berisi tentang pengobatan tradisional) Wariga ( Pengetahuan tentang Astronomi dan Astrologi ). Adapun saran dari kami yaitu masih banyak lontar-lontar milik masyarakat yang perlu mendapatkan penanganan/ perhatian dari Gedong Kirtya selaku instansi di bawah naungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng yang merupakan satu-satunya museum lontar di Bali, agar lontar-lontar di masyarakat tetap terjaga keutuhannya dan terdata secara valid di Gedong Kirtya.

Share Post :