Mengejutkan! Tiga Sarkofagus Ditemukan di Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng

  • Dinas Kebudayaan
  • 14 Desember 2020

Telah ditemukan 3 buah Sarkofagus atau peti jenasah kuno yang digunakan oleh orang-orang pada jaman dahulu untuk menguburkan mayat. Ketiga Sarkofagus ini ditemukan di Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Dengan adanya kabar temuan Sarkofagus inilah maka Tim dari Balai Arkeologi dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Sarkofagus pertama yang ditinjau adalah terletak di Banjar Dinas Kanginan, Desa/Kecamatan Sawan. Tepatnya di lahan perkebunan milik Putu Sengara.Sarkofagus di tempat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak lengkap tanpa penutup. Panjangnya mencapai 167 centimeter, tebal 20 centimeter, dan lebar 93 centimeter. Menurut Gede Segara, ketika itu ia hendak membuat lubang untuk menanam pisang. Baru beberapa centimeter menggali, mata cangkulnya tiba-tiba menghantam sebuah bebatuan. Setelah dicek dan digali lebih dalam, bebatuan tersebut ternyata Sarkofagus. Maka dari itu, sang pemilik lahan kemudian membuat sebuah bangunan sederhana tepat di lokasi temuan, agar Sarkofagus tidak rusak. 

Setelah mengetahui keberadaan Sarkofagus yang pertama, Tim Balar dan Disbud Buleleng melanjutkan penelusuran ke Sarkofagus yang kedua dan ketiga. Kedua Sarkofagus itu ditemukan di lahan milik Made Suwita, tak jauh dari lahan milik Putu Sengara.mSarkofagus kedua dan ketiga juga ditemukan dalam kondisi tidak lengkap. Yakni hanya ada bagian bawahnya saja, serta sudah mulai pecah dan lumutan. Kedua Sarkofagus ini memiliki panjang sekitar 1 meter, dan dibiarkan tergeletak di halaman rumah tua yang tidak berpenghuni.Tidak diketahui secara pasti bagaimana kedua Sarkofagus ini bisa ditemukan, sebab saat melakukan peninjauan Balar Bali tidak menemukan sang pemilik lahan. 

Sarkofagus itu disebut telah ditemukan sekitar 20 tahun lalu. Namun baru disampaikan pada Balar Denpasar, tak lama setelah temuan terowongan kuna di proyek Bendungan Tamblang. Kepala Balar Denpasar I Gusti Made Suarbhawa mengungkapkan bahwa ia sangat terkejut dengan temuan Sarkofagus tersebut. Sebab selama ini pihaknya tak perah menerima laporan terkait keberadaan benda purbakala. Padahal benda itu sudah ditemukan sejak 20 tahun lalu. Namun, warga tak pernah melaporkan temuan itu ke Balai Arkeologi atau dinas terkait. Dan Suarbhawa mengapresiasi tindakan warga yang tak merusak atau menjual sarkofagus tersebut. 

Share Post :