Pementasan Joged Bumbung Sebagai Upaya Pelestarian Seni dan Budaya

  • Dinas Kebudayaan
  • 26 Oktober 2019
  • Dibaca: 60 Pengunjung

Banyak seni tari Bali khas Bali Utara yang patut dilestarikan salah satunya adalah tari Joged Bumbung. Salah satu upaya pelestarian seni tari Bali adalah dengan seringnya melaksanakan pementasan seni tari Bali agar selalu diingat masyarakat. Seperti kegiatan yang dilaksanakan di wantilan sasana budaya pada Jumat, 25 Oktober 2019 pementasan Joged Bumbung dilaksanakan dengan melibatkan beberapa penari Joged dari beberapa SMA di Singaraja diantaranya :

1. SMAK 1 Singaraja

2. SMAN 3 Singaraja

3. SMAN 4 Singaraja

4. SMA Bali Mandara

Dan melibatkan 2 sanggar lainnya : 

1. Sanggar Seni Karya Remaja Desa Sari Mekar

2. Sanggar Seni Giri Ulangun Desa Lemukih

Masing-masing mengeluarkan 3 penari joged dan 3 pengibingnya. 

Adapun tema kegiatan ini adalah Pagelaran Seni Tradisional Bali Joged Bumbung sebagai sarana aktualisasi diri generasi muda dalam mengimplementasikan undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan wawasan dan kreatifitas terstruktur, terukur dan bermakna. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk pembentukan karakter, sikap dan semangat inovatif generasi muda untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai moral dan keluhuran seni dan budaya adi luhung. Dengan adanya kegiatan ini yang menampilkan pementasan joged sesuai pakem yang benar, diharapkan tidak lagi ada jogeg-joged porno seperti yang tersebar di media sosial yang disebarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang dapat meresahkan masyarakat. Dan selalu diingatkan bahwa joged dengan aturan dan pakem yang benar.

Share Post :