Rapat Persiapan "The Spirit of Sobeyan Buleleng"

  • Dinas Kebudayaan
  • 10 September 2020
  • Dibaca: 74 Pengunjung

Banyak masyarakat yang belum mengetahui atau asing dengan istilah kata Sobeyan. Bapak Putu Agus Suradnyana selaku Bupati Buleleng mengatakan Sobeyan merupakan kata yang diperolehnya dari ibu kandungnya dan merupakan bahasa dari desa kelahirannya, Desa Banyuatis. Dia mengenang, ketika Agus Suradnyana kecil tidak menginginkan sesuatu yang ditawarkan oleh ibunya, ibunya mengatakan Sobean Sobean.  Jadi, artinya dari Sobean adalah yang terbaik. Maka program Pemerintah Kabupaten Buleleng yang akan dilaksanakan nanti diberi nama "The Spirit of Sobeyan Buleleng" guna merencanakan penataan dan pengembangan ulang terkait potensi lokal yang memiliki keunggulan. Pemerintah kabupaten Buleleng, kembali melakukan penataan dan pengembangan potensi lokal terbaik sebagai produk unggulan daerah. Upaya ini dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing produk lokal di kabupaten Buleleng. 

Melanjutkan program Pemerintah Kabupaten Buleleng tersebut dalam mempromosikan potensi Desa Bali Aga "Sidetapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyuseri" (SCTPB) ke tingkat Internasional, Asisten III Setda Buleleng, Ir. Nyoman Genep, MT menggelar Rapat persiapan terkait inovasi kawasan desa Bali Aga yang dikemas dalam ajang Kick Off Responsive Innovation Fund (RIF) di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Rabu, (9/9).

Menurut Nyoman Genep yang juga mantan Kepala Bappeda Kab. Buleleng itu, langkah yang perlu disiapkan dalam mensukseskan kegiatan kick off RIF salah satunya dengan meningkatkan inovasi kawasan Desa Bali Aga yang selama ini telah dibangun, antara lain, pelestarian budaya Bali Aga, pelestarian lingkungan, kepedulian kepada kesetaraan gender, serta melanjutkan pelestarian kerajinan dan produk pertanian lokal.

Rencananya kegiatan itu akan di launching pada 18 September 2020 ke seluruh Indonesia melalui akses aplikasi zoom dengan bekerjasama pada Pemerintah Canada serta didukung oleh Kementerian Desa dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). "Nantinya acara launching RIF ada sambutan dari Pemerintah Canada," ujar Nyoman Genep.

Sementara itu, Kadis Kebudayaan Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara,S.Sos, M.Si mengatakan agenda kegiatan tanggal 18 September 2020 meliputi pasar murah gotong royong di Desa Cempaga, lomba pembuatan gula aren antar home industry kawasan SCTPB, pameran produk kerajinan, produk olahan UKM setempat seperti gula aren dan kopi. Selain itu Gede Dody menambahkan, launching RIF nantinya diisi dengan kegiatan penanaman dan penyerahan bibit pohon aren, pohon buah dan bambu secara simbolis dengan acara puncak webinar Budaya Bali Aga The Spirit Of Sobeyan Buleleng.

Share Post :