Ratusan Peserta Duta Kabupaten Buleleng Tampil Pada PKB Ke 41 Tahun 2019

  • Dinas Kebudayaan
  • 16 Juni 2019
  • Dibaca: 325 Pengunjung

Pesta Kesenian Bali merupakan agenda rutin setiap tahun untuk menampilkan berbagai kesenian di setiap Kabupaten di Provinsi Bali. Kali ini merupakan Pesta Kesenian Bali yang ke 41 tahun 2019 dan mengusung tema Bayupramana yang berarti nafas kehidupan yang digagas oleh I Nyoman Suarka. Konsep Bayupramana berasal dari dua kata yakni bayu dan pramana, bayu berarti angin, sedangkan pramana berarti kekuatan.

Bayupramana berarti Daya Nafas Kehidupan, energi yang paling vital yang menghidupi dan menguasai segala sesuatu. Sumber konsep Bayupramana berasal dari 15 lontar, yang menjelaskan energi bayu (angin) di alam semesta dan di dalam tubuh. Bermakna menguasai, memelihara, menjaga, memberi hidup, dan kehidupan, sekaligus menghancurkan, namun juga bermakna mengalir tiada putus, menyejukkan, memberi petunjuk, dan kecepatan.Makna tersebut ditransformasi menjadi sebuah tema, dan elemen angin yang dapat membuat sebuah karya seni.

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Bersama Ibu Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy serta Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. ,membuka secara langsung PKB yang ditandai dengan pemukulan kulkul pada Sabtu, 15 Juni 2019 di Panggung Utama depan UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Jln. Raya Puputan Niti Mandala.

Setiap Kabupaten atau Kota di Bali menyajikan garapan seni kolosal sesuai potensi dari tiap daerah. Pada Kabupaten Buleleng yang mendapatkan urutan ke 7 menampilkan berbagai kesenian khas Buleleng seperti gamelan tembang Kirang dari Desa Sangsit, Pakaian Khas Desa Sembiran dan  melibatkan ratusan seniman, diantaranya menampilkan 100 orang seniman menari dengan memainkan berbagai jenis pindekan dibawakan oleh komunitas seni Bali Mandara dan 100 orang megoak-goakan diiringi musik vocal, sungu dan balaganjur. 

Share Post :