(0362) 330668
disbudbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan

Rapat Membahas Kriteria Utsawa (Parade) dan Wimbakara (Lomba) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI/46 Tahun 2024

Admin disbud | 10 Januari 2024 | 766 kali

Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Pamong Budaya Ahli Muda menghadiri Rapat Membahas Kriteria Utsawa (Parade) dan Wimbakara (Lomba) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI/46 Tahun 2024 bertempat di Ruang Rapat, Dinas Kebudayaan Senin, 8 Januari 2023.

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I gede Arya Sugiartha didampingi Tim Kurator PKB XLVI Tahun 2024 Prof. Dr. I Made Bandem, MA dan Prof. Dr. I Wayan Rai S., MA. Hadir pada kesempatan tersebut Dr. I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn., Koordinator Tim Juri Wimbakara (Lomba) Balaganjur Remaja, Drs. I Wayan Gulendra, M.Sn, Koordinator Tim Juri Wimbakara (Lomba) Mewarnai, I Kadek Wahyudita, S.Sn., M.Sn, Pelaku Seni serta perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota se Bali

I gede Arya Sugiartha memastikan bahwa PKB dengan penyelenggaraan yang lebih sederhana dibandingkan PKB ke-45 tahun 2023 karena tahun 2024 merupakan tahun politik, di mana berlangsung pelaksanaan pemilu. Walau demikian, PKB ke-46 tetap menarik karena menyajikan kesenian Bali yang unggul.

Prof. Arya Sugiartha mengungkapkan, walau rencananya PKB ke-46 digelar secara sederhana, tetapi antusias kesenian luar daerah tetap tinggi. Hal itu dibuktikan dengan sudah banyaknya permintaan dari luar daerah untuk tampil atau berpartisipasi dalam gelaran PKB tahun 2024 . Sementara itu, Prof. Dr. I Made Bandem selaku kurator PKB ke-46, mengatakan, persiapan PKB tahun 2024 sangat luar biasa. Berbagai kesepakatan muncul antara kurator dengan kabupaten/kota.

 

Adapun pemaparan materi rapat sebagai berikut:

1.      Materi Kriteria Peed Aya (Pawai) Pembukaan PKB XLVI 2024

Mengingat materi ini memerlukan pembahasan yang seksama dan detail, atas saran/permintaan peserta rapat agar pembahasan materi Peed Aya ini dibahas pada kesempatan dan waktu tersendiri, sehingga rapat dilanjutkan dengan pembahasan Gong Kebyar

2.      Materi Kriteria Gong Kebyar Dewasa

Pada draf kriteria Gong Kebyar Dewasa yang telah dibagikan sebelumnya ada beberapa point yang direvisi diantaranya :

a)      materi tampilan Fragmentari bertema Jana Kerthi semula berdurasi 35 s/d 40 menit atas permohonan peserta rapat dikurangi menjadi 25 s/d 30 menit

b)      formasi barungan adalah mebarung 2 dengan kabupaten lain

c)      mengenai pasangan mebarung, urutan tampilan beserta waktu untuk gladi akan ditentukan berdasarkan undian pada pertemuan tehnikal meeting yang akan ditentukan pada hari berikutnya

3.      Materi Kriteria Gong Kebyar Anak-anak

a)      Menampilkan pergelaran Gong Kebyar Anak-anak dengan isian materi Tari Kreasi Khas Kabupaten/Kota. Untuk Kabupaten Buleleng semula ditentukan oleh Tim Kurator adalah tari Gelatik atas usulan kami dirubah menjadi Tari Pancasila (hasil rekonstruksi tahun 2023)

b)      formasi barungan adalah mebarung 2 dengan kabupaten lain

4.      Materi Kriteria Gong Kebyar Wanita

a)      Kabupaten Buleleng menampilkan pergelaran Gong Kebyar Wanita dengan isian materi Tari Kreasi Khas Kabupaten/Kota semula ditentukan oleh Tim Kurator adalah Tari Legong Pengleb atas usulan kami dirubah menjadi Tari Tani (hasil rekonstruksi tahun 2023)

b)      formasi barungan adalah mebarung 3 dengan kabupaten lain

c)      mengenai pasangan mebarung, urutan tampilan beserta waktu untuk gladi akan ditentukan berdasarkan undian pada pertemuan tehnikal meeting yang akan ditentukan pada hari berikutnya

5.      Materi Kriteria Gong Kebyar Legendaris

a)      Untuk materi Gong Kebyar Legendaris tidak banyak yang berubah dari kriteria tahun lalu,

b)      Mengingat masing-masing kabupaten/kota hanya menampilkan 2 sekaa sementara Kab Buleleng akan menampilkan 3 sekaa, atas saran pemimpin rapat, disarankan untuk Kab Buleleng menampilkan 2 sekaa saja, hal ini berdasarkan pertimbangan agar Tim Kurator tidak mencarikan sekaa pendamping lagi.

c)      Untuk biaya pementasan yang bersumber dari APBD Prov Bali hanya diberikan kepada Sekaa Gong Kebyar Legendaris Desa Jagaraga Kabupaten Buleleng

d)     Materi Tabuh dan/atau Tari yang pernah mengalami kejayaan pada masa sekaa yang bersangkutan; 

e)      Masing-masing sekaa menampilkan dua tabuh (Lalambatan dan Kreasi) dan dua tari

f)       Durasi penyajian masing-masing sekaa 60 menit (satu jam)

6.      Materi Kriteria Lomba Balaganjur

a)      Pembahasan kriteria lomba balaganjur ini dititik beratkan pada permasalahan ketentuan yang menyatakan bahwa Setiap Kabupaten/Kota mengirim 1 (satu)  Sekaa/ Sanggar/ Komunitas/ Yayasan Seni Balaganjur Sebunan di tingkat Desa/Kelurahan. Hal ini menjadi kendala kabupaten lain serta memohon agar diperkenankan menggunakan sekaa sebunan kabupaten karena terkendala asal daerah masing – masing penabuh dari berbagai wilayah yang berbeda Terkait hal tersebut, tim kurator memutuskan untuk tetap menggunakan sebunan desa hanya saja dapat diperkenankan menggunakan 3 penabuh diluar desa (dalam lingkup wilayah kabupaten) sementara untuk penari diperkenankan dari wilayah diluar sebunan desa.

b)      Tema dan Judul garapan mengacu pada Tema PKB XLVI Tahun 2024 Jana Kerthi: Paramaguna Wikrama (Harkat Martabat Manusia Unggul)

c)      Durasi pertunjukan 16-20 menit (terhitung mulai pepeson, penampilan on stage, pekaad)