(0362) 330668 disbudbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan
MENINDAKLANJUTI PENEMUAN SARKOFAGUS DAN IDENTIFIKASI PENEMUAN GOA DI DUSUN GUNUNG SARI DESA TEGAL LINGGAH KECANMATAN SUKSADA KABUPATEN BULELENG.
Admin disbud | 05 April 2021 | Dibaca 44 kali

Berdasarkan laporan masyarakat dusun gunung sari desa tegal linggah kecamatan sukasada, tentang adanya penemuan sarkofagus, dinas kebudayaan kabupaten buleleng Bersama BALAR, BPCB dan akademisi sejarah UNDIKSA melakukan kunjungan untuk menindaklanjuti penemuan tersebut. Dari hasil tindak lanjut tersebut Kepala Balai Arkeologi I Gusti Ngurah Suarbhawa mengatakan , bahwa penemuan sarkofagus ini menggambarkan bahwa di desa ini dulunya pernah ada kehidupan pada jaman neolitikum, menurut beliau data data yang di dapatkan dari identifikasi sarkofagus ini kurang memadai untuk dapat di Tarik kesimpulan umurnya, Kepala BALAR I Gusti Ngurah Suarbawa menyangkan jika ada temuan sebelumnya yang berupa gelang perunggu dan gigi manusia yang sudah di hancurkan , karena menurut beliau benda bvenda tersebut dapat menjadi data akan umur dan pada zaman apa manusia purbakala ini hidup. Tim Cagar Budaya dari BPCB bidang pengamanan dan penyelamatan I Dewa Gede Maruti, SH mengatakan terhadap penemuan sarkofagus ini beliau berharap dapat di buatkan tempat yang baik untuk di taruh di tempat sarkofagus ini di temukan hal ini bertujuan untuk kedepannya penemuan ini bisa menjadi saksi bahwa dusun ini adalah dusun tua, selain itu penemuan ini bisa menjadi sumber Pendidikan sejarah di desa tersebut dan pihak bpcb berharap masyarakat dapat melestarikan penemuan penemuan warisan budaya leluhur. Salah satu dosen sejarah undiksa Ketut Sedana Arta, S.Pd.M.Pd yang ikut dalam identifikasi penemuan sarkofagus tersebut juga menyebutkan bahwa penemuan ini dapat di jadikan sebagai tempat belajar untu kita belajar sejarah peradaban pada masa lalu, beliau juga mengatakan jika di ijinkan akan membawa sarkofagustersebut untuk nantinya di tempatkan di museum kampus untuk di jadikan obyek pembelajaran sejarah oleh mahasiswa. Selain identifikasi tersebut Dinas Kebudayaan Buleleng Bersama BALAR, BPCB dan akademisi sejarah undiksa mengunungi penemuan goa di dusun gunung sari, Menurut BALAR goa terebut belum bisa di simpulkan terbentuk manusia pada zaman itu, karena dari sttrukturnya goa terebut terbentuk karena kondisi alam. 

Share Berita Ini :