Selasa, 27 Januari 2026 - Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pawai Budaya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja Tahun 2026, Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng melaksanakan kunjungan koordinasi dan konsultasi dengan Pihak Puri Anyar Sukasada terkait penggalian, konsultasi, dan penguatan narasi Sejarah Ki Barak Panji yang direncanakan akan diimplementasekan ke dalam sebuah pementasan seni berupa garapan tematik pada rangkaian Pawai Budaya.
Kunjungan ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan untuk Melakukan koordinasi dan konsultasi historis terkait Sejarah Ki Barak Panji sebagai tokoh penting dalam perjalanan sejarah Buleleng dan Singaraja. Menggali sumber-sumber cerita, nilai, dan filosofi yang autentik serta berlandaskan tradisi lisan dan catatan sejarah yang terdapat di Puri Anyar Sukasada.
Dari hasil koordinasi dan konsultasi yang telah dilaksanakan, diperoleh beberapa poin penting sebagai berikut:
Sejarah Ki Barak Panji merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah dan identitas Buleleng yang memiliki nilai kepemimpinan, keberanian, serta spirit pemersatu.
Pihak Puri Anyar Sukasada menyambut baik rencana mengangkat nilai historis tentang Kisah Ki Barak Panji dalam Pawai Budaya HUT ke-422 Kota Singaraja Tahun 2026 sebagai media edukasi sejarah kepada masyarakat luas.
Disepakati bahwa pengemasan sejarah akan dilakukan dalam bentuk garapan tematik seni pertunjukan, dengan tetap menjaga keaslian narasi, simbol, dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Pihak Puri Anyar Sukasada memberikan masukan dan arahan terkait alur cerita, tokoh, serta pesan moral yang perlu ditonjolkan dalam pementasan.
Diperlukan koordinasi lanjutan antara Dinas Kebudayaan, seniman/garapan, dan Puri Anyar Sukasada guna mematangkan konsep artistik dan narasi sejarah yang akan ditampilkan.