(0362) 330668
disbudbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan

Rapat Pembahasan Lomba Fragmentari dan Lomba Taeter HUT Kota Singaraja ke 418 Tahun 2022

Admin disbud | 04 Januari 2022 | 406 kali

Rapat diselenggarakan di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Selasa (4/1). Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, S. Sos., M.Si pada pukul 13.00 WITA hingga 15.30 WITA. Pada kesempatan tersebut, dihadiri oleh Made Adnyana, Kadek Sonia Piscayati, S. Pd, M. Pd, Drs. Ngurah Agung, M. Si, I Ketut Suarna Dwipa, S. Sn, I Ketut Pany Ryandhi, S. Sn sebagai Tim Juri, serta Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, I Gede Surya Dana, SH; Kepala Bidang Kesenian, Drs. Wayan Sujana dan staf teknis Bidang Kesenian. 

Adapun rapat tersebut membahas terkait penentuan cerita, kriteria perlombaan dan aspek penilaian Lomba Teater Tingkat SMP Kabupaten Buleleng dan Lomba Fragmen Tari Tingkat SMA/SMK Kabupaten Buleleng dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-418 Tahun 2022 di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno.  

Berikut yang dapat disampaikan terkait dengan hasil rapat :

1. Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Singaraja yang ke-418 akan dilaksanakan Lomba Teater Tingkat SMP Kabupaten Buleleng dan Lomba Fragmen Tari Tingkat SMA/SMK Kabupaten Buleleng di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno. Kepala Dinas Pariwisata, telah menghubungi Koordinator SMA Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng dan terdapat permasalahan terkait dengan interpretasi lomba Sendratari (yang kemudian diganti menjadi Fragmen Tari) karena dalam bayangan mereka, Sendratari dilaksanakan seperti yang biasa ditampilkan di PKB dan hal tersebut memberatkan mereka. Untuk memudahkkan hal tersebut maka Sendratari diubah menjadi Fragmen Tari dan dibuatkan pembagian/ pembabakan pada alur cerita. 

2. Telah didiskusikan cerita yang akan diangkat dalam Lomba ini adalah kemuliaan seorang ibu, “Nyoman Rai Srimben”. Cerita ini dibagi ke dalam 5 babak cerita dengan Ending cerita Soekarno sungkem kepada Nyoman Rai Srimben berkat didikan dan doa seorang Ibu, bisa mewujudkan cita-cita memerdekakan Indonesia. Oleh sebab itu, cerita nantinya akan mengangkat Nyoman Rai Srimben sebagai tokoh utama dan menonjolkan nilai-nilai didikan seorang Ibu kepada anaknya. 

3. Mendiskusikan kriteria Lomba seperti kriteria dan persyaratan pemeran, durasi penampilan, kostum serta ketentuan properti panggung. Selain itu juga dilaksanakan penentuan aspek penilaian dan pembobotan untuk Lomba Teater berupa keaktoran dan keutuhan cerita (40%), tata artistic (20%), tata musik (20%), kreativitas (20%) serta untuk Lomba Fragmen Tari berupa karakter dan keutuhan cerita (40%), tata artistic (20%), iringan (20%) dan kreativitas (20%). Untuk kriteria Lomba Fragmen Tari terdapat beberapa perbedaan yakni untuk orkestrasi yang digunakan bisa dipilih salah satu dan atau kombinasi dari beberapa barungan gamelan serta narator boleh membaca naskah. 

4. Naskah dibuatkan oleh Ibu Sonia untuk membatasi improvisasi peserta agar tidak terjadi perubahan cerita. Naskah pembabakan akan diselesaikan tanggal 5 Januari 2022. Tanggal 6 Januari 2022, Kepala Dinas Pariwisata akan kembali berkoordinasi dengan pihak sekolah.