Kamis, 16 Janiuari 2025, Dinas Kebudayaan Kabupaten menerima kuniungan dari Sanggar Santhi Budaya Singaraja dengan tujuan Audiensi terkait kegiatan Buleleng Internasional Rhythms Festival “Harmony in Diversity world cultural heritage” Bertempat di ruang rapat dinas kebudayaan Kabupaten Buleleng.
Audiensi diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng yang di dampingi oleh Sekretaris Dinas, Kasubbag Umum dan Keuangan dan Kepala Bidang Kesenian, serta ketua Sanggar Santhi Budaya Singaraja.
Audiensi Buleleng Internasional Rhythms Festival “Harmony in Diversity world cultural heritage” kegiatan ini direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 10-15 Maret 2025 bertempat di Bali Utara meliputi :
1. panji cultiral village
2. Puri kanginan
3. Munduk village
4. Taman Bung Karno
5. Pantai lovina
6. Krisna oleh oleh
7. Lacosta.
Buleleng International Rhythms Festival 2025 adalah festival seni dan budaya internasional pertama yang diselenggarakan di Buleleng atas penunjukan organisasi nirlaba IOV_Unesco, dengan Sanggar Santhi Budaya sebagai perwakilan Bali.
UNESCO mengakui Buleleng sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan peradaban bersejarah di Bali, menjadikannya lokasi yang sangat tepat untuk festival ini.
Festival ini diselenggarakan atas kerjasama Sanggar Seni Budaya dan IOV_Unesco Indonesia serta Pemerintah Kabupaten Buleleng yang akan berlangsung pada 10-15 Maret 2025.
Dalam kegiatan Buleleng Internasional Rhythms Festival, seniman dari berbagai negara akan saling bertemu, berbagi, dan berkolaborasi dalam satu momentum istimewa.
Festival ini menghadirkan beragam seni dan budaya dari beberapa negara, yaitu Korea Selatan, Jepang, Thailand, Taiwan dan Bulgaria. Pertemuan ini tentu menjadi wadah yang baik untuk memperkenalkan dan memperkaya budaya di antara para seniman dan masyarakat yang hadir.
Seni budaya sebagai "ritme kehidupan" di Bali menjadi dasar penyelenggaraan Buleleng International Rhythms Festival 2025, yang berlangsung di area publik dan destinasi wisata Bali Utara. Festival ini menghadirkan berbagai acara, seperti pertunjukan seni utama, Workshop Kreativitas, Eksplorasi Budaya Nusantara, Inspirasi Seni Internasional, Refleksi Budaya, dan Kontribusi Sosial, untuk memperkuat budaya serta persahabatan antarbangsa.
Selain itu, acara ini bertujuan memperkenalkan kekayaan alam dan warisan budaya Buleleng, sekaligus menciptakan momen berharga bagi seniman dan peserta untuk berbagi dan saling mengenal.
Puncak Buleleng International Rhythms Festival 2025 akan menampilkan pentas seni spektakuler hasil kolaborasi seniman dari berbagai negara. Festival yang berlangsung pada 10-15 Maret 2025 ini diadakan dilokasi bersejarah seperti Puri Kanginan, Taman Bung Karno, Gedung Kesenian Gde Manik, dan destinasi di Bali Utara.
Diharapkan menjadi agenda tahunan festival ini bertujuan melestarikan budaya, mendorong ekonomi kreatif, dan mempromosikan Buleleng di kancah internasional melalui kerja sama Santhi Budaya, UNESCO, dan Pemkab Buleleng